Sunday, 20 December 2015

PERKEMBANGAN TIK

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi di bidang Pendidikan di Indonesia 

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai bagian dari ilmu pengetahuan dan teknologi secara umum adalah semua teknologi yang berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi. Jika dilihat pada saat sekarang ini perkembangan teknologi informasi terutama di Indonesia semakin berkembang. Dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi dapat memudahkan kita untuk belajar dan mendapatkan informasi yang kita butuhkan dari mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja. Dalam dunia pendidikan perkembangan teknologi informasi mulai dirasa mempunyai dampak yang positif karena dengan berkembangnya teknologi informasi dunia pendidikan mulai memperlihatkan perubahan yang cukup signifikan. Banyak hal yang dirasa berbeda dan berubah dibandingkan dengan cara yang berkembang sebelumnya. Saat sekarang ini jarak dan waktu bukanlah sebagai masalah yang berarti untuk mendapatkan ilmu, berbagai aplikasi tercipta untuk memfasilitasinya.

Di Indonesia yang notabenenya sebagai negara berkembang dimana ketersediaan infrastruktur komunikasi yang masih minim mengakibatkan kesempatan setiap orang untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan menjadi terbatas. Ketersediaan infrastruktur ini sangat terasa di daerah-daerah yang proses memperoleh informasinya masih terbatas. Hal ini dikarenakan di Indonesia penyebaran teknologi informasi dan komunikasi belum merata, sekarang ini hanya di kota-kota besar sajalah yang sudah dengan mudah menikmati dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia. Dengan demikian perkembangan pendidikan pun menjadi terhambat dan juga tidak merata.

Salah satu wadah yang dirasa paling berperan dalam dunia teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia saat ini adalah internet. Di Indonesia terutama yang berada di kota-kota besar sudah banyak masyarakat yang mempunyai akses internet, sehingga pemanfaatan internet sebagai salah satu media pembelajaran dan pencarian informasi dan pengetahuan dapat lebih maksimal walaupun akses internet di Indonesia belum sepenuhnya dapat dirasakan semua orang.

Informasi melalui media internet, bisa menjadi salah satu kunci untuk membuat dunia pendidikan di Indonesia mempunyai standar yang sama dengan negara lain. Dengan menggunakan media internet, pemerintah dan institusi pendidikan sudah mulai menerapkan pola belajar yang cukup efektif untuk diterapkan bagi masyarakat yang memiliki kendala dengan jarak dan waktu untuk mendapatkan informasi terutama informasi dalam dunia pendidikan. Salah satu metode yang mulai diterapkan yaitu pembelajaran distance learning. Metode distance learning merupakan suatu metode alternatif dalam pemerataan kesempatan dalam bidang pendidikan. Sistem ini diharapkan dapat mengatasi beberapa masalah yang ditimbulkan akibat keterbatasan tenaga pengajar yang berkualitas. Metode distance learning sangat membantu siswa atau masyarakat dalam mempelajari hal-hal atau ilmu-ilmu baru dengan tampilan yang lebih menarik dan mudah untuk dipahami. Dalam pengaksesan dan pemanfaatan metode ini, peran internet sangatlah diperlukan, karena melalui internet seseorang dapat mengirim file atau meng-upload file yang ingin dipublikasikan dan melalui internet juga seseorang dapat mengakses file yang ingin dicari. Selain metode distance learning, masih banyak metode-metode lain yang sangat membantu dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, diantaranya dengan adanya modul-modul pembelajaran gratis yang tersedia, portal pembelajaran online,dan lain-lain.

Jika kita melihat ke negara lain, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia bisa dibilang cukup tertinggal. Peran pemerintah sangat diharapkan untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia. Pemerintah diharapkan dapat menyamaratakan perkembangan teknologi informasi disemua daerah di negara ini. Pemerintah diharapkan dapat membantu daerah-daerah yang penyampaian proses informasinya masih minim dan tidak hanya fokus pada daerah atau kota-kota besar saja seperti yang terjadi pada saat sekarang ini, karena pada kenyataannya peran daerah dalam mendukung perkembangan teknologi informasi dan perkembangan pendidikan di Indonesia sangatlah penting.

Dengan belum meratanya penyebaran teknologi informasi akan berpengaruh terhadap proses perkembangan pendidikan. Hal ini dikarenakan peran teknologi informasi di dunia pendidikan sangatlah penting. Dengan adanya teknologi informasi segala macam ilmu pengetahuan dan informasi dapat diterima dan didapatkan dengan mudah dan cepat. Dalam kehidupan kita dimasa mendatang, sektor teknologi informasi dan komunikasi merupakan sektor yang paling dominan.

B. Dampak positif dan negatif dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di bidang pendidikan

Dampak Positif Teknologi Informasi dan Komunikasi di bidang pendidikan:
  1. Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan.
  2. Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang semakin memudahkan proses pendidikan.
  3. Kemajuan TIK juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis teleconference yang tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan.
  4. Sistem administrasi pada sebuah lembaga pendidikan akan semakin mudah dan lancar karena penerapan sistem TIK.
Tidak diragukan lagi, transformasi informasi ini memiliki banyak manfaat positif, namun sayangnya juga membawa berbagai dampak negatif diantaranya:
  1. Kemajuan TIK juga akan semakin mempermudah terjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) karena semakin mudahnya mengakses data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan.
  2. Walaupun sistem administrasi suatu lembaga pendidikan bagaikan sebuah system tanpa celah, akan tetapi jika terjadi suatu kecerobohan dalam menjalankan sistem tersebut akan berakibat fatal.
  3. Salah satu dampak negatif televisi adalah melatih anak untuk berpikir pendek dan bertahan berkonsentrasi dalam waktu yang singkat (short span of attention).
Menurut pendapat para pakar informasi, dampak negative dari berbagai fasilitas komunikasi, termasuk internet, sama sekali tidak dapat dipandang sebelah mata, karena dampak negatif tersebut sangat mempengaruhi aktivitas penggunanya. Berikut ini contoh kejahatan maupun tindakan amoral yang paling banyak ditemui sebagai dampak negatif TIK, diantaranya: Pornografi, Tayangan berupa kekejaman dan kesadisan, Penipuan, Carding, Perjudian dan Ketergantungan.

Dampak negatif TIK diatas dapat dicegah dengan cara-cara berikut:

1. Menegakkan fungsi hukum yang berlaku, misalnya pembentukan chiber task yang bertugas untuk menentukan standar operasi pengendalian dalam penerapan teknologi informasi di instansi pemerintah. Hal ini meliputi keamanan teknologi, system rekap data, serta fungsi pusat penanganan bencana.
2. Menghindari penggunaan telepon seluler berfitur canggih oleh anak-anak dibawah umur dan lebih mengawasi pemakaian ponsel.

3. Televisi:
  • Mewaspadai muatan pornografi, kekerasan, dan tayangan mistis.
  • Memperhatikan batasan umur penonton pada film yang tengah ditayangkan.
  • Mengaktifkan penggunaan fasilitas Parental Lock pada TV kabel dan satelit.
  • Menghindari penempatan TV pribadi di dalam kamar.
4. Komputer dan internet:
  • Mewaspadai muatan pornografi digital (online maupun offline).
  • Mewaspadai kekerasan pada game.
  • Cek history browser pada computer anak untuk melihat apa saja yang sudah dilihatnya.
  • Menggunakan program filtering dan Parental Control.
  • Meletakkan computer pada tempat yang dapat diawasi, hindari penempatan computer di dalam kamar.
  • Jika terpaksa meletakkan computer dalam kamar anak, jangan melengkapinya dengan fasilitas internet.
5. Perbanyak buku yang bersifat edukatif di rumah.

Disamping Teknologi informasi memiliki manfaat yang sangat banyak. Tapi, selain itu masih banyak kendala dalam penerapan aplikasi teknologi informasi itu sendiri. Diantaranya :
  1.  Kurangnya ketersediaan sumber daya manusia
  2. Kurang siapnya proses transformasi teknologi
  3. Belum memadainya infrastruktur telekomunikasi
  4. Belum memadainya perangkat hukum yang mengaturnya
  5. Memerlukan biaya yang cukup tinggi
  6. Belum meratanya jaringan di seluruh Indonesia

sumber : http://belajar.dedeyahya.web.id/2011/10/perkembangan-tik-di-bidang-pendidikan.html

ENERGI ALTERNATIF


a. Sumber Energi  Alternatif
blue_sky









Sumber energi di lingkungan kita yangg dapat di manfaatkan sebagai sumber energi alternatif pembangkit listrik diantaranya adalah energi air, energi angin, energi panas bumi, dan energi nuklir
b. Sumber Energi Alternatif Bahan Bakar
Sumber energi alternatif pengganti minyak bumi antara lain pemanfaatan energi matahari, biodisel, biogas, dan biomassa. Dinegara maju sudah berkembang kendaraan tenaga surya
c. Penggunaan Energi Alternatif
Energi Alternatif di gunakan karena Sumber energi yang bdigunakan seperti minyak bumi jumlahnya semakin sedikit dan. Di negara kita sedang merancang biogas
d. Keuntungan Energi Alternatif
  1. Harga relatif murah dan terjangkau oleh seluruh masyarakat
  2. Tidak akan habis karena berasal dari matahari dan sumber daya alam lain yang dapat diperlukan
  3. Tidak menimbulkan pencemaran saat di gunakan

sumber : https://marlianaoni.wordpress.com/materi-kita-2/energi-alternatif-2/

TATA SURYA

TATA SURYA

  

A.   PENGERTIAN TATA SURYA 

Tata surya adalah susunan benda-benda langit yang berputar mengelilingi matahari sebagai porosnya. Benda langit yang dimaksud adalah planet, asteroid, meteoroid, komet, satelit dan benda langit lainnya. Garis edar planet berbentuk elips dan berputar mengelilingi matahari. Tata surya kita berada dalam gugus bintang galaksi Bima Sakti.
  

B.   ANGGOTA TATA SURYA 

1.   Planet 

Planet adalah benda langit yang berputar mengelilingi matahari dan memiliki garis edar tetap serta telah menyingkirkan objek lain di sekitar orbitnya.
Planet yang termasuk dalam tata surya adalah: Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Sebelumnya planet dalam tata surya ada 9 buah. Tetapi sejak 15 Agutus 2006, planet ke-9 yaitu Pluto sudah tidak lagi dimasukkan dalam kategori planet dikarenakan sudah tidak memenuhi syarat menjadi sebuah planet dalam sidang umum IAU (International Astronomical Union) ke-26 di Praha, Republik Ceko.
  

2.   Asteroid

Asteroid adalah benda langit seperti planet tetapi dengan ukuran lebih kecil dan belum dapat menyingkirkan objek lain disekitar orbitnya. Orbit asteroid ditemukan diantara planet Mars dan Jupiter. Asteroid juga dikenal dengan istilah Planetoid atau Planet Kerdil. Salah satu asteroid terbesar adalah Ceres dengan diameter 480 mil dan beredar mengelilingi matahari dalam waktu 4,5 tahun. Selain asteoid di antara Mars dan Jupiter. Pluto yang sudah tidak lagi menjadi anggota planet juga dikategorikan sebagai planet kerdil/asteroid walaupun tidak berada dalam garis edar antara Mars dan Jupiter. Asteroid yang hancur karena bertabrakan akan berubah menjadi meteoroid.
  

3.   Komet

Komet adalah benda langit berekor yang beredar mengelilingi matahari dengan garis edar lonjong. Ekor komet selalu menjauhi matahari, dan semakin dekat dengan matahari semakin panjang pula ekornya. Ekor terbentuk karena permukaan komet tersebut menguap akibat panas matahari. Komet dikenal dengan istilah Bintang Berekor atau menurut orang jawa Lintang Kemukus. Contoh komet antara lain: komet Haley, komet Enke, komet Ikea-Seki, dll.

4.   Meteoroid

Meteoroid adalah benda langit yang bergerak bebas. Meteoroid berasal dari pecahan komet, asteroid atau benda langit lain yang hancur karena tabrakan atau pengaruh hal lain. Meteoroid memiliki istilah lain yaitu Meteor dan Meteorit. Meteor adalah Meteoroid yang masuk ke atmosfer bumi. Meteor dikenal juga dengan istilah Bintang Beralih. Sedangkan Meteorit adalah meteor yang jatuh sampai ke permukaan bumi. Contoh meteorit adalah meteorit ahnitudo di Green Land tahun 1897 dengan massa 34.000 kg dan meteorit Arizona di Amerika Serikat dengan massa mencapai 50.000 ton dan membentuk kawah dengan kedalaman 190 m dan diameter 1.400 m.
  

5.   Satelit

Satelit adalah benda langit yang selain beredar mengelilingi matahari juga beredar mengelilingi planet. Satelit disini adalah satelit alam. Berbagai contoh satelit alam adalah Bulan sebagai satelit Bumi, Phobos dan Deimos sebagai satelit Mars, dll. Hanya dua planet yang tidak memliliki satelit alam yaitu planet Merkurius dan Venus.

sumber :  http://bayudanarsetyadi.blogspot.co.id/2013/06/materi-tata-surya-kelas-6-sd-bagian-1.html